slider top

[5] [true] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / Komisi VI DPR Desak Dahlan Iskan Bangun 2 Kilang Minyak

Komisi VI DPR Desak Dahlan Iskan Bangun 2 Kilang Minyak

| No comment
Jakarta (sindoonline.net) - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menggelar rapat kerja bersama Kadin, Apindo, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementrian BUMN tentang paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah.

Ketua Komisi VI Erlangga Hertanto mengatakan, rapat tersebut merupakan rapat lanjutan menangani defisit perdagangan. Dia mengatakan kehadiran Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam rapat tersebut sangat penting karena impor Migas yang menjadi penyebab besarnya defisit neraca perdagangan dilakukan oleh perusahan BUMN, yakni PT Pertamina (Persero).

Selain itu, dia mengatakan banyak perusahan BUMN tidak menggunakan Rupiah dalam melakukan transakasi dalam negeri.  "Kalau kita bicarakan pelaku impor sebagian besar dilakukan BUMN yakni USD150 juta per hari. Selain itu Menteri BUMN kami undang karena penggunaan dolar yang paling besar adalah BUMN," kata Erlanga di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Dia mengatakan, Menteri BUMN menjadi krusial karena tidak semua BUMN menggunakan Rupiah sebagai transaksi dalam negeri sehingga menyebabkan keadaan yang tidak baik di tengah merosotnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar.

Dia menambahkan, cara mengurangi ketergantungan akan impor migas yang dilakukan oleh perusahan BUMN adalah membangun refinery atau kilang minyak.
"GDP per kapita kita saat ini USD3.400. Kami dapat kesan untuk membangun refinery dibutuhkan insentif. Melihat GDP kita pembangunan refinary bukan hal yang susah dilakukan.  Kita, paling tidak harus punya dua refinery untuk mengurangi ketergantungan pada impor," tambahnya. (wdi/rdi)