Probolinggo (sindoonline.net) - Polda Jawa Timur
mensinyalir ratusan massa yang menyerang kantor Kelurahan Mayangan,
Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo merupakan salah satu pendukung
pasangan calon walikota.
"Ya kita sinyalir salah satu pendukung Paslon (pasangan calon). Cuman kita tidak bisa menyebut siapa-siapa, itu proses penyelidikan," kata Kombes Pol Awi Setiyawan, Kabid Humas Polda Jatim saat berkunjung di KPU Kota Probolinggo, Sabtu (31/8/2013).
Untuk itu, polisi kini masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan dugaan tersebut. "Ya semua kita buktikan. Sekarang kalau tidak ada kepentingan dengan Paslon, ngapain disitu kan. Karena itu dalam rangka pilwali, pasti dari salah satu Paslon," jelasnya.
Dia menegaskan, jika dalam meletusnya insiden kerusuhan pemilihan walikota ini ada salah satu kandidat yang terlibat, polisi pun tak segan-segan akan memprosesnya secara hukum. "Kalau dalam proses penyelidikan ada yang menyuruh, yang kita cari siapa yang nyuruh," ungkap Awi Setiyawan.(pur)
"Ya kita sinyalir salah satu pendukung Paslon (pasangan calon). Cuman kita tidak bisa menyebut siapa-siapa, itu proses penyelidikan," kata Kombes Pol Awi Setiyawan, Kabid Humas Polda Jatim saat berkunjung di KPU Kota Probolinggo, Sabtu (31/8/2013).
Untuk itu, polisi kini masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan dugaan tersebut. "Ya semua kita buktikan. Sekarang kalau tidak ada kepentingan dengan Paslon, ngapain disitu kan. Karena itu dalam rangka pilwali, pasti dari salah satu Paslon," jelasnya.
Dia menegaskan, jika dalam meletusnya insiden kerusuhan pemilihan walikota ini ada salah satu kandidat yang terlibat, polisi pun tak segan-segan akan memprosesnya secara hukum. "Kalau dalam proses penyelidikan ada yang menyuruh, yang kita cari siapa yang nyuruh," ungkap Awi Setiyawan.(pur)
