slider top

[5] [true] [slider-top-big] [Slider Top]
You are here: Home / Jumlah Korban Dugaan Pencabulan Kasek SDN Semambung Bertambah

Jumlah Korban Dugaan Pencabulan Kasek SDN Semambung Bertambah

| No comment
Sidoarjo - Jumlah korban tindakan amoral Tonijianto, Kepala Sekolah SDN Semambung Kecamatan Wonoayu, bertambah menjadi delapan siswi.

Hal ini membuat wali murid semakin resah, karena anaknya dicabuli sudah tidak mau sekolah lantaran rasa takut menghantui para siswi yang mayoritas kelas IV itu.

Bahkan, pihak guru-guru SDN Semambung berusaha menjemput beberapa korban untuk mau sekolah. Delapan wali murid itu juga mendatangi rumah sesepuh Desa Semambung untuk meminta perlindungan atas kejadian yang menimpa anaknya.

Citra (nama samaran, red) salah satu korban dugaan pencabulan menyatakan, dirinya ingin pindah ke sekolah lain karena takut bakal diperlakukan kembali oleh kepala sekolahnya itu.

Kejadian itu berawal, cerita Citra, dirinya dipanggil oleh kepala sekolah ke dalam ruangannya. Setelah korban masuk ke dalam ruangan, Tonijianto langsung mengunci pintu ruangan. "Di dalam saya diciumi dan dada saya diraba-raba. Setelah itu bilang tidak boleh cerita-cerita, saya diberi uang," ungkapnya.

Sidik, salah satu sesepuh Desa Semambung meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak main-main dalam menangani perkara ini. "Korban dugaan pencabulan banyak yang trauma," terangnya.

Sidik juga mendengar pihak Cabang Dinas Pendidikan akan mencoba menempuh damai terhadap seluruh orang tua korban untuk tidak melanjutkan perkara ini ke persidangan. "Kasus ini harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Sementara itu, warga Desa Semambung akan berencana turun jalan jika kepala sekolah yang melakukan tindakan cabul ini tidak dipecat atau kasusnya tidak diproses secara hukum. (rdi)
Sumber : beritajatim