Jember (sindoonline.net) - Artis Anang Hermansyah mengaku resah dengan
kabar dugaan kasus korupsi APBD Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam
acara ngunduh mantu pada 2012. Tak cuma dia, keluarganya pun ikutan
resah.
Meski demikian, Anang menegaskan siap dipanggil Kejaksaan untuk diperiksa.
Kejaksaan Negeri Jember sejauh ini telah memeriksa 20 orang terkait dugaan korupsi dana APBD Jember 2012. Dana itu digunakan untuk acara Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) yang salah satu acaranya adalah ngunduh mantu Anang-Ashanty.
Di sisi lain Anang mengaku senang bila kasus ini telah ditangani penegak hukum. Hal tersebut, kata dia, akan lebih memberikan kepastian hukum. Anang yakin bersih dari kasus ini.
Anang menjelaskan, sebelum perhelatan BBJ, pihaknya sudah lebih dulu merencanakan menggelar pernikahan di Jember. Acara itu dihelat untuk mengakomodir keluarga besarnya yang tidak sempat datang sewaktu resepsi di Jakarta.
Namun saat itu Bupati Jember memfasilitasi agar acara pernikahannya dengan Ashanty dibarengkan dengan BBJ. Acara itu diharapkan menjadi ajang promosi mengenalkan Kabupaten Jember di tingkat nasional.
Keluarga besar Anang juga sudah menyiapkan bukti-bukti untuk diserahkan ke Kejaksaa. Intinya acara ngunduh mantu yang diselenggarakannya murni biaya pribadi tanpa menggunakan dana APBD.
Kejari Jember telah menyelidiki dugaan penyimpangan dana APBD senilai Rp6,5 miliar BBJ 2012.(pur/rdi)
Meski demikian, Anang menegaskan siap dipanggil Kejaksaan untuk diperiksa.
Kejaksaan Negeri Jember sejauh ini telah memeriksa 20 orang terkait dugaan korupsi dana APBD Jember 2012. Dana itu digunakan untuk acara Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) yang salah satu acaranya adalah ngunduh mantu Anang-Ashanty.
Di sisi lain Anang mengaku senang bila kasus ini telah ditangani penegak hukum. Hal tersebut, kata dia, akan lebih memberikan kepastian hukum. Anang yakin bersih dari kasus ini.
Anang menjelaskan, sebelum perhelatan BBJ, pihaknya sudah lebih dulu merencanakan menggelar pernikahan di Jember. Acara itu dihelat untuk mengakomodir keluarga besarnya yang tidak sempat datang sewaktu resepsi di Jakarta.
Namun saat itu Bupati Jember memfasilitasi agar acara pernikahannya dengan Ashanty dibarengkan dengan BBJ. Acara itu diharapkan menjadi ajang promosi mengenalkan Kabupaten Jember di tingkat nasional.
Keluarga besar Anang juga sudah menyiapkan bukti-bukti untuk diserahkan ke Kejaksaa. Intinya acara ngunduh mantu yang diselenggarakannya murni biaya pribadi tanpa menggunakan dana APBD.
Kejari Jember telah menyelidiki dugaan penyimpangan dana APBD senilai Rp6,5 miliar BBJ 2012.(pur/rdi)

