Bojonegoro (sindoonline.net) -
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bojonegoro akan mengawal jalannya
Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dengan turun langsung ke
masyarakat.
Kader HMI Cabang Bojonegoro akan mengimbau kepada calon pemilih agar
tidak tergoda dengan iming-iming uang (money politics) yang ditawarkan
oleh calon legislatif.
Menurut Ketua Komisariat HMI Malowopati Universitas Terbuka
Bojonegoro, Ahmad Fauzi, godaan iming-iming uang diperkirakan akan marak
terjadi pada Pileg 2014 mendatang.
"Indikasi itu dilihat dari banyaknya bacaleg yang hanya mengandalkan
modal untuk bertarung pada pileg," ujarnya di sela Konferensi Cabang
ke-17 HMI Cabang Bojonegoro di kantor Dekopinda Bojonegoro, Kamis
(09/05/2013).
Ahmad Fauzi, salah satu kandidat calon ketua HMI Cabang Bojonegoro
ini menilai, le
mbaga DPR RI hingga DPRD Bojonegoro semestinya diisi oleh
orang-orang pilihan yang berkualitas.
Ahmad Fauzi juga menyayangkan banyaknya bakal calon legislatif
(bacaleg) yang mendaftar di KPU Kabupaten Bojonegoro merupakan lulusan
SMA. Ia menilai calon legislatif minimal lulusan sarjana.
"Lulusan SMA belum mampu mengurusi negara. Calon legislatif
semestinya minimal lulusan sarjana dan sebelumnya pernah aktif di
organisasi mahasiswa. Bagaimana mau mengurusi rakyat, kalau belum pernah
berkecimpung di organisasi?," ungkapnya. [pr]

